Tentang POLGAN
Sejarah
Politeknik Ganesha Medan (Polgan), yang juga dikenal dengan singkatan Polgan merupakan institusi pendidikan tinggi vokasi yang berlokasi di Kota Medan dan berfokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang informatika dan bisnis terapan.
Awal Pendirian
Politeknik Ganesha Medan mulai berdiri pada tahun 2002. Pada masa awal pendiriannya, institusi ini berada di bawah naungan sebuah yayasan yang juga mengelola lembaga bimbingan belajar Ganesa Operation (GO). Kehadiran Politeknik Ganesha Medan pada periode ini merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan vokasi yang menekankan keseimbangan antara penguasaan teori dan keterampilan praktis.
Pemisahan dan Kemandirian Institusi
Seiring dengan perkembangan institusi, pada akhir Oktober 2011 Politeknik Ganesha Medan secara resmi memisahkan diri dari yayasan sebelumnya dan berdiri sebagai institusi yang mandiri. Pengelolaan Politeknik Ganesha Medan kemudian dialihkan kepada badan penyelenggara baru, yaitu Yayasan Ganesa Nusantara Medan, berdasarkan izin Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang terbit pada bulan yang sama. Pemisahan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Politeknik Ganesha Medan menuju pengelolaan institusi yang lebih profesional dan berkelanjutan.
Tokoh Pendiri dan Peran Kepemimpinan
Dalam perjalanan sejarahnya, Haji Hari Pranoto, ST merupakan salah satu tokoh yang berperan penting dalam pengembangan dan pengelolaan Politeknik Ganesha Medan melalui Yayasan Ganesa Nusantara Medan. Dedikasi dan kontribusi beliau menjadi bagian tak terpisahkan dari fondasi dan arah perkembangan institusi hingga saat ini.
Fokus Pendidikan dan Program Studi
Sebagai institusi pendidikan vokasi, Politeknik Ganesha Medan berfokus pada bidang informatika dan bisnis terapan. Hingga saat ini, Politeknik Ganesha Medan menyelenggarakan tiga Program Studi jenjang Diploma Tiga (D3), yaitu:
- Akuntansi
- Teknik Informatika
- Manajemen Informatika
Ketiga program studi tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi praktis, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja serta perkembangan teknologi.
